
Perkuat Peran Pustakawan di Era Digital, Prodi IPII UIN Antasari Gelar Kuliah Tamu Public Relation Perpustakaan
BANJARBARU — Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Antasari Banjarmasin sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu bertajuk Public Relation Perpustakaan pada Jumat (2/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang 2.1 FTK Kampus 2 UIN Antasari Banjarbaru ini menghadirkan Nazilatul Laili Sa’adah, S.IP., M.A. sebagai dosen tamu.
Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh mahasiswa Semester VA Prodi IPII. Pelaksanaan kuliah tamu ini bertujuan untuk membekali calon pustakawan dengan pemahaman mendalam mengenai strategi komunikasi, pembentukan citra positif lembaga, serta pentingnya peran Public Relations (PR) dalam menjembatani perpustakaan dengan masyarakat pemustaka.
Acara dimulai pada pukul 10.20 WITA dan dibuka secara resmi oleh perwakilan Program Studi IPII, Ana Rizka Mashud, M.IP.. Dalam sambutannya, pihak pengelola prodi menegaskan pentingnya penguasaan keterampilan komunikasi bagi mahasiswa agar mampu menjawab tantangan dunia kerja serta meningkatkan daya tarik perpustakaan di tengah masyarakat.
Dalam pemaparannya, Nazilatul Laili Sa’adah menekankan bahwa keberadaan koleksi dan layanan perpustakaan yang lengkap tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila masyarakat tidak mengetahui atau tidak tertarik untuk memanfaatkannya.
“Public Relations merupakan kunci utama bagi perpustakaan untuk membangun, mempertahankan, dan meningkatkan hubungan baik dengan masyarakat. Pustakawan masa kini tidak hanya bertugas mengelola buku, tetapi juga berperan sebagai praktisi PR yang harus memberikan pelayanan ramah, cepat, komunikatif, dan profesional,” ujar Nazilatul.
Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai strategi komunikasi efisien, mulai dari memetakan kebutuhan pemustaka, merancang program kegiatan yang menarik, hingga memanfaatkan media digital seperti Instagram dan TikTok untuk menggaet pemustaka dari kalangan muda. Ia juga menyoroti tantangan besar perpustakaan saat ini, seperti bersaing dengan melimpahnya sumber informasi digital dan perubahan perilaku pemustaka.
Sesi materi diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber. Rangkaian acara kemudian ditutup oleh Muhammad Alfin Ramadhan, M.A., yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Ketua Prodi IPII UIN Antasari, Dr. Siti Wahdah, S.IP, M.IP., berharap mahasiswa dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip PR dan psikologi pelayanan dalam karier profesional mereka kelak, sehingga dapat terus meningkatkan minat kunjung serta membangun persepsi positif perpustakaan di era digital.



