
Benchmarking Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam UINAntasari Banjarmasin ke Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
SURABAYA — Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin menggelar kegiatan benchmarking ke Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) pada 15–17 Oktober 2026.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Program Studi IPII UIN Antasari Banjarmasin, Dr. Siti Wahdah, S.IP, M.IP, dan disambut oleh Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Yanuastrid Shintawati, S.IPI., M.Si.
Kegiatan benchmarking ini menjadi momentum penting bagi kedua program studi untuk menjalin silaturahmi akademik, bertukar pengalaman, serta memperkuat hubungan kelembagaan dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang ilmu perpustakaan dan informasi. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen kedua program studi untuk terus mengembangkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, kebutuhan masyarakat, dan dinamika profesi pustakawan di era digital.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Siti Wahdah, S.IP, M.IP, selaku Ketua Prodi IPII UIN Antasari Banjarmasin, menyampaikan pentingnya benchmarking sebagai sarana pembelajaran antarlembaga untuk memperoleh praktik baik dalam pengelolaan program studi, pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi lulusan, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, Prodi IPII berupaya memperoleh berbagai masukan yang relevan untuk mendukung pengembangan program studi sesuai dengan visi keilmuan yang integratif, berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta memperhatikan budaya dan kearifan lokal.
Sementara itu, Yanuastrid Shintawati, S.IPI., M.Si., selaku Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, menjadi mitra diskusi dalam pertukaran pengalaman mengenai pengelolaan dan pengembangan program studi ilmu perpustakaan. Interaksi akademik ini diharapkan dapat membuka ruang berbagi pengetahuan mengenai strategi penguatan kurikulum, inovasi pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan relevansi pendidikan perpustakaan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui diskusi dan pertukaran pengalaman antara kedua ketua program studi beserta tim, kegiatan benchmarking diarahkan untuk mengidentifikasi praktik-praktik baik yang dapat diadaptasi dan dikembangkan sesuai dengan karakteristik masing-masing institusi. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam penyusunan program pengembangan Prodi IPII UIN Antasari Banjarmasin, khususnya dalam meningkatkan mutu akademik, memperkuat tata kelola program studi, serta mempersiapkan lulusan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan pengelolaan informasi di era transformasi digital.
Selain memperkuat hubungan akademik, kegiatan benchmarking ini juga diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya kerja sama yang berkelanjutan antara Prodi IPII UIN Antasari Banjarmasin dan Prodi Ilmu Perpustakaan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Kerja sama tersebut berpotensi dikembangkan dalam berbagai kegiatan, seperti kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran narasumber, seminar ilmiah, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta kegiatan akademik lain yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Dengan terlaksananya kegiatan benchmarking pada tanggal 15–17 Oktober 2026, Dr. Siti Wahdah, S.IP, M.IP, dan Yanuastrid Shintawati, S.IPI., M.Si., diharapkan dapat terus mendorong penguatan jejaring akademik dan kolaborasi antarprogram studi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kunjungan kelembagaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya mutu, memperluas wawasan pengembangan keilmuan, dan meningkatkan kualitas pendidikan ilmu perpustakaan dan informasi secara berkelanjutan.





